Merica / Lada
Genus Piper memiliki banyak spesies. Sekitar 600 – 2.000 spesies di antaranya tersebar di daerah tropis. Dari jumlah tersebut, terdapat beberapa spesies yang telah dibudidayakan, antara lain Piper nigrum (lada), Piper betle (sirih), dan Piper retrofractum (cabai jawa) (Rukmana, 2003). Chromosome pada piper nigrum berjumlah 2n = 52. Bangsa Piper termasuk kelas Dicotyledae, ordo Piperales dan keluarga Piperaceae. Di antara 600 jenis bangsa Piper yang terdapat di daerah tropis, kurang lebih 40 jenis berasal dari Indonesia. Menurut dugaan, lada yang ditanam di Indonesia dewasa ini bukanlah tanaman asli Indonesia melainkan diimport dari India. Pada waktu itu, tanaman tersebut masih hidup secara liar. Butir-butir lada yang kita kenal, baik lada hitam maupun lada putih adalah buah daripada lada yang berbatang memanjat. Batang itu bisa mencapai ketinggian lebih dari 10 m. Tetapi tanaman lada yang sudah dewasa tidak akan dibiarkan memanjat sampai mencapai ketinggian lebih dari 10 m, melainkan dibentuk atau dibuat dengan ketinggian 4 – 5 m, melekat pada tajar. Sedangkan keliling tubuhnya (mahkota pohon) bergaris tengah 1,5 m (Rukmana, 2003).
Klasifikasi Tanaman Merica
Dalam taksonomi tumbuhan, kedudukan tanaman lada diklasifikasikan sebagai berikut :
- Divisi : Spermatophyta (tanaman berbiji)
- Sub divisi : Angiospermae (biji berada di dalam buah)
- Kelas : Monocotyledoneae (biji berkeping satu)
- Ordo : Piperales
- Famili : Piperaceae
- Genus : Piper
- Spesies : Piper nigrum Linn
Tidak ada komentar:
Posting Komentar