Minggu, 23 November 2014

SAYURAN KHAS BOYOLALI
LABU SIAM/JIPANG/JEPAN
 
Labu siam atau juga populer disebut dengan nama manisa adalah buah dari tanaman yang merambat dengan cara berpegangan pada media dengan sulur-sulurnya yang ulet. Tanaman ini membutuhkan media tumbuh berupa tanah yang lembab dan basah, dan bisa tumbuh dengan sangat cepat. Labu siam sudah siap panen sekitar 30 hari setelah penyerbukan bunga. Sekali panen, setiap tanaman ini bisa menghasilkan hingga 150 buah dalam satu musim. Buah ini memiliki kulit yang tipis, berwarna hijau pucat dan memiliki beberapa alur vertikal di permukaan kulitnya. Beberapa jenis lain memiliki permukaan penuh dengan duri runcing, sementara yang lain memiliki kulit yang halus. Daging didalamnya berwarna putih pucat dan membungkus bakal biji. Labu siem memiliki tekstur yang renyah, serta rasa yang ringan seperti labu.

Kandungan nutrisi dan manfaat labu siem bagi kesehatan

Sayuran yang bisa diolah dengan banyak cara ini biasanya sangat digemari oleh ibu-ibu rumah tangga. Selain rasanya yang ringan, segar, ternyata labu siem juga mengandung beberapa nutrisi penting yang sangat berguna bagi kesehatan tubuh kita. Berikut ini baca lebih banyak tentang khasiat dan manfaat buah manisa ini:

Kandungan nutrisi labu siam

Labu siem mengandung beberapa vitamin dan nutrisi penting lainnya. Satu setengah cangkir porsi menyediakan sekitar 17%  dari kebutuhan vitamin C harian Anda. Selain itu, buah sayuran ini juga mengandung vitamin B kompleks, seperti folat sejumlah 61 mcg dan sejumlah kecil niacin, thiamin, riboflavin, asam pantotenat dan vitamin B6. Vitamin B berperan penting dalam proses metabolisme tubuh. Selain itu buah labu ini juga mengandung zat mineral seperti zat besi, mangan, fosfor, seng, dan tembaga

Menjaga kadar koleseterol

Labu siam sama halnya dengan jenis  labu lainnya, adalah salah satu sayuran yang mengandung kalori yang sangat rendah. Labu siam hanya menyediakan kalori per 100 gramnya, serta tidak mengandung lemak jenuh atau kolesterol. Namun, sayuran ini kaya akan serat makanan, zat antioksidan, mineral, dan vitamin. Makanan rendah kalori dan sayuran yang kaya serat seringkali direkomendasikan oleh ahli para diet untuk menjaga kadar kolesterol dan menurunkan berat badan.

Menurunkan darah tinggi

Selain memberikan nutrisi, labu siam mungkin juga memberikan beberapa manfaat bagi kesehatan. Purdue University mengatakan teh herbal yang dibuat dengan daun labu siam digunakan untuk menurunkan tekanan darah tinggi, melarutkan batu ginjal, dan mengobati aterosklerosis atau pengerasan pembuluh darah arteri. Teh yang mengandung daging labu siam memiliki sifat diuretik ringan, dan digunakan untuk mengobati penyakit kembung.

Mengandung tinggi folat dan vitamin B kompleks lainnya

Buah labu siem merupakan sumber cukup baik vitamin B kompleks, seperti asam folat. 100 g buah segar menyediakan sekitar 93 mg atau 23 % dari kebutuhan folat harian yang direkomendasikan. Folat sangat penting dalam pembelahan sel dan pembentukan DNA. Mengkonsumsi labu siem dalam jumlah yang cukup sebelum atau selama awal kehamilan bisa membantu mencegah cacat tabung saraf pada bayi.

Mencegah darah tinggi

Seperti halnya dengan sayuran dari keluarga labu lainnya seperti zucchini, labu siem juga mengandung kalium yang cukup baik. 100 g buah labu siem segar mengandung sekitar125 mg kalium atau 2,5 % dari kebutuhan harian yang direkomendasikan. Kalium bermanfaat penting terutama untuk melawan efek sodium, yang jika terlalu banyak dapat menyebabkan darah tinggi.

Anti kanker dan penuaan dini

Labu siam juga mengandung antioksidan flavonoid poli fenolik, seperti apigenin dan luteolin. Senyawa ini bermanfaat untuk mengikat radikal bebas berbahaya dalam tubuh, yang berperan dalam pembentukan kanker, penuaan dini, dan berbagai macam penyakit. Buah labu siem juga merupakan sumber anti oksidan vitamin C yang cukup baik, yaitu sekitar 7,7 mg/100gram atau 13 % dari kebutuhan harian yang disarankan.

Perhatian dan Keamanan

  • Labu siam mengandung getah atau lateks yang banyak, yang bisa menyebabkan sensasi rasa kesemutan dan mati rasa pada tangan jika terkena. Cairan yang lengket ini diduga bisa menyebabkan beberapa reaksi kontak anestesi sementara.  Efek ini bisa diminimalkan dengan cara menggunakan sarung tangan pelindung pada saat mengupasnya, atau dengan cara mengupas sambil dibawah kucuran air dingin.
  • Hindari stok lama, karena pada umumnya labu siam tumbuh lebih awal. Selain itu, pastikan memilih buah yang permukaannya bebas lubang, retak, atau memar. Namun luka goresan dangkal kecil atau memar ringan yang mungkin terlihat di permukaan tidak masalah.
  • Simpan dalam kantong kertas atau di dalam kompartemen sayuran didalam kulkas dengan kelembaban yang cukup. Pada umumnya bisa disimpan sampai hingga 2-3 minggu. Buah yang cukup tua Tua dan besar umumnya cenderung cepat tumbuh, jadi sesegera mungkin untuk diolah.
Sayur yang terdapat di Boyolali

Merica / Lada

 
Genus Piper memiliki banyak spesies. Sekitar 600 – 2.000 spesies di  antaranya tersebar di daerah tropis. Dari jumlah tersebut, terdapat beberapa spesies yang telah dibudidayakan, antara lain Piper nigrum (lada), Piper betle (sirih), dan Piper retrofractum (cabai jawa) (Rukmana, 2003). Chromosome pada piper nigrum berjumlah 2n = 52. Bangsa Piper termasuk kelas Dicotyledae, ordo Piperales dan keluarga Piperaceae. Di antara 600 jenis bangsa Piper yang terdapat di daerah tropis, kurang lebih 40 jenis berasal dari Indonesia. Menurut dugaan, lada yang ditanam di Indonesia dewasa ini bukanlah tanaman asli Indonesia melainkan diimport dari India. Pada waktu itu, tanaman tersebut masih hidup secara liar. Butir-butir lada yang kita kenal, baik lada hitam maupun lada putih adalah buah daripada lada yang berbatang memanjat. Batang itu bisa mencapai ketinggian lebih dari 10 m. Tetapi tanaman lada yang sudah dewasa tidak akan dibiarkan memanjat sampai mencapai ketinggian lebih dari 10 m, melainkan dibentuk atau dibuat dengan ketinggian 4 – 5 m, melekat pada tajar. Sedangkan keliling tubuhnya (mahkota pohon) bergaris tengah 1,5 m (Rukmana, 2003). 


Klasifikasi Tanaman Merica
Dalam taksonomi tumbuhan, kedudukan tanaman lada diklasifikasikan sebagai berikut :
  • Divisi : Spermatophyta (tanaman berbiji)
  • Sub divisi : Angiospermae (biji berada di dalam buah)
  • Kelas : Monocotyledoneae (biji berkeping satu)
  • Ordo : Piperales
  • Famili : Piperaceae
  • Genus : Piper
  • Spesies : Piper nigrum Linn
Sayuran khas Boyolali
Sayur kubis



Sayuran ini tentu sudah tidak asing lagi bagi Anda, kol/kubis ini juga sering dijadikan lalapan ataupun campuran pada soto. Tumbuhan dengan nama ilmiah Brassica oleracea L. ini memiliki daun tersusun sangat rapat membentuk bulatan atau bulatan pipih, yang disebut krop, kop atau kepala. Kol termasuk jenis capitata, yaitu sayuran yang memanfaatkan daunnya yang membentuk bulat padat. Kubis adalah sayuran yang berasal dari kawasan Eropa Selatan dan Eropa Barat. Nama "kubis" diambil dari bahasa Perancis, chou cabus (harafiah berarti "kubis kepala"), yang diperkenalkan oleh sebagian orang Eropa yang tinggal di Hindia-Belanda. Nama "kol" diambil dari bahasa Belanda kool. Cara mengkonsumsi kubis untuk mendapatkan manfaat yang lebih baik adalah dimakan mentah secara langsung. Kubis juga merupakan makanan rendah lemak jenuh,  kolesterol dan merupakan sumber makanan yang kaya akan serat dan folat. Menyediakan hampir 15 persen dari asupan makanan harian yang disarankan. Serat sangat penting untuk memastikan sistem pencernaan tubuh berfungsi pada tingkat optimal.

Kandungan Gizi Kol

Kandungan gizi kubis mentah setiap100 g nya:
  • Energi 103 kJ (25 kcal)
  • Karbohidrat 5,8 g
  • Gula 3,2 g
  • Diet serat 2,5 g
  • Lemak 0,1 g
  • Protein 1,28 g
  • Thiamine (Vit. B1) 0,061 mg (5%)
  • Riboflavin (Vit. B2) 0,040 mg (3%)
  • Niacin (Vit. B3) 0,234 mg (2%)
  • Asam pantotenat (B5) 0,212 mg (4%)
  • Vitamin B6 0,124 mg (10%)
  • Folat (Vit. B9) 53 mg (13%)
  • Vitamin C 36,6 mg (61%)
  • Kalsium 40 mg (4%)
  • Besi 0,47 mg (4%)
  • Magnesium 12 mg (3%)
  • Fosfor 26 mg (4%)
  • Kalium 170 mg (4%)
  • Seng 0,18 mg
MANFAAT 
  1. Merawat kulit
    Kubis banyak mengandung antioksidan yang berkhasiat untuk membantu melindungi kulit dari berbagai kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Radikal bebas tersebut berpotensi menghadirkan tanda-tanda penuaan.
  2. Mencegah Sembelit
    Kandungan serat yang tinggi pada kubis berfungsi sebagai perangsang sistem pencernaan dan mencegah terjadinya sembelit.
  3. Mencegah kanker kanker
    Kubis memiliki beberapa sifat yang efektif untuk melawan kanker seperti lupeol, sinigrin, diindolylmethane (DIM), indol-3-karbinol (I3C), dan juga sulforaphane. Hasil dari sebuah penelitian yang dilakukan terhadap wanita di China ditemukan bahwa, mengkonsumsi kubis akan mengurangi resiko terkena penyakit kanker payudara.
  4. Meningkatkan sistem imun
    Kubis mengandung Vitamin C yang berkhasiat untuk melindungi tubuh dari efek radikal bebas serta meningkatkan sistem pertahanan tubuh.
  5. Mengurangi resiko katarak
    Kandungan beta karoten yang cukup tinggi pada kubis bisa bermanfaat untuk mengurangi resiko seseorang terkena penyakit katarak.
  6. Mengatasi radang lambung
    Jus kubis mampu mengatasi gejala radang lambung. Hal ini disebabkan adanya kandungan glutamin yang tinggi di dalam kubis.
  7. Antioksidan
    Sayur kol juga dikenal sebagai pelawan  kanker. Kol penuh fitonutrien, yang menghasilkan enzim yang terlibat dalam detoksifikasi tubuh. Enzim ini membantu untuk melawan radikal bebas yang dapat menyebabkan beberapa jenis kanker yang berbeda, termasuk paru-paru dan kanker prostat.
Sayur yang terdapat di Boyolali

Tanaman Adas 
Tanaman Adas merupakan salah satu dari Sembilan tumbuhan obat yang dianggap sangat berkhasiat di Anglo-Saxon. Di Indonesia, tanaman ini telah dibudidayakan sebagai tanaman bumbu atau tanaman obat. Adas dengan nama latin Foeniculum Vulgare Mill dapat hidup di dataran rendah sampai ketinggian 1.800 meter di atas permukaan laut, namun akan tumbuh lebih baik pada dataran tinggi. Karena manfaatnya, tanaman ini kemudian banyak ditanam di Indonesia, India, Argentina, Eropa, dan Jepang. Adas termasuk tanaman yang berumur panjang, denga tinggi 50 cm – 2 m, tumbuh merumpun. Saat masih muda berwarna hijau dan setelah tua berwarna cokelat agak hijau atau cokelat agak kuning sampai sepenuhnya cokelat. Namun, warna buahnya berbeda-beda tergantung Negara asalnya. Buah yang sudah masak mempunyai bau khas, bila dicicipi rasanya relatif seperti kemper. Adas juga menghasilkan minyak adas, yang merupakan hasil sulingan serbuk buah adas yang sudah masak dan kering. Ada dua macam minyak adas, manis dan pahit. Keduanya, digunakan dalam industry obat-obatan. Adas juga dipakai untuk bumbu, atau digunakan sebagai bahan yang dapat memperbaiki rasa (Corrigentia saporis) dan mengharumkan ramuan obat. Biasanya untuk pemakaian adas digunakan bersama-sama dengan kulit batang pulosari.

Nama Lokal Tanaman Adas
Hades (Sunda), Adas Londa, Adas Landi (Jawa), Adhas (Madura), Adas (Bali), Wala Wunga (Sumba), Das Pedas (Aceh), Adas Pedas ( Melayu), Adeh Manih (Minangkabau), Paapang, Paampas (Manado), Popoas (Alfuru), Denggu-Denggu (Gorontalo), Papaato (Buol), Porotomo (Baree), Kumpasi (Sangir Talaud), Adasa, Rempasu (Makasar), Adase (Bugis), Hsiao Hui (Cina), Phong Karee, Mellet Karee (Thailand), Jintan Manis (Malaysia).

Kandungan Tanaman Adas
Sifat kimiawi dan efek farmakologis: buah masak mengandung bau aromatic, rasa sedikit manis, pedas, hangat, masuk meridian hati, ginjal, limpa, dan lambung. Daun berbau aromatic. Minyak dari buah: minyak adas (fennel oil). Kandungan kimia: Adas mengandung minyak asiri (Oleum Foenculi) 1-6%, mengandung 50-60% anetol, lebih kurang 20% fenkon, pinen, limonen, dipenten, felandren, metilchavikol, anisaldehid, asam anisat, dan 12% minyak lemak. Kandungan anetol yang menyebabkan adas mengeluarkan aroma yang khas dan sangat berkhasiat. Akar dan biji mengandung stigmasterin (serposterin).

sayuran khas boyoali

CENIL 
Sayuran yang memiliki nama latin Nasturtium officinale berasal dari famili brassicaceae  ini gampang sekali dikreasikan menjadi aneka hidangan yang lezat. Nama lain yg sering kita jumpai adalah cenil / jembak. Sayuran ini juga dikenal sebagai bahan obat-obatan sejak ribuan tahun lalu. Bangsa Yunani dan Romawi Kuno percaya bahwa selada air berkhasiat sebagai tonikum bagi otak, membuat otak jadi cerdas.Sementara ibu-ibu  bangsa Persia selalu memasak selada air untuk anak-anaknya agar mereka tumbuh sehat dan kuat. Di Jerman, selada air digunakan untuk mengobati infeksi saluran kencing pada anak-anak. Bubuk daun selada di India digunakan sebagai peluruh dahak untuk mengobati bronkitis dan gangguan lever. Jadi, sering-seringlah menyajikan hidangan dari selada air dan temukan puluhan khasiat di balik kelezatannya.
  1. Setiap gram selada air mengandung Vitamin C yang 12 kali lebih banyak dan mengandung lebih banyak zat besi dibandingkan bayam.
  2. Selada Air mengandung komponen antioksidan lengkap, sehingga mampu meningkat kan sistem kekebalan tubuh dan dapat menetoksifikasi racun tubuh.
  3. Selada Air kaya akan Vitamin B, betakarotin, magnesium, dan potasium.
  4. Selada Air banyak mengandung Phytochemical yang merupakan senyawa anti kanker.
  5. Mineral
  6. Vitamin E
  7. Klorofil
  8. Bioflavonoid
  9. Folat
  10. Kalium, sulfur dan seng
Ciri - ciri :
- berdaun hijau kecil
- batang berongga
- tangkai panjang tanpa dahan
- Daerah asalnya adalah dari wilayah timur mediterania dan wilayah yang berbatasan dengan asia.
Klasifikasi :
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas: Magnoliopsida (berkeping dua / dikotil)
Sub Kelas: Dilleniidae
Ordo: Capparales
Famili: Brassicaceae (suku sawi-sawian)
Genus: Nasturtium
Spesies: Nasturtium officinale L. R. Br.
Manfaat bagi kesehatan :
  1. Mengandung Antioksidan penangkal radikal bebas dan  untuk imuniti / sistem kekebalan tubuh. mendongkrak metabolisme tubuh.  Peningkat stamina
  2. Detoksifikasi racun tubuh.
  3. Mengurangi resiko terjadinya kanker dan tumor.
  4. Melidungi paru-paru dari bahaya nikotin (perokok aktif/pasif); sebagai herbal untuk nikotin
  5. Melawan kanker paru-paru, kanker mulut dan tenggorokan.
  6. Penangkal radang selaput lendir pada saluran pernafasan.
  7. Pembersih darah / memurnikan darah.
  8. Untuk kecantikan bisa digunakan sebagai masker wajah ,  untuk mengatasi jerawat, bintik-bintik, atau noda hitam.
  9. Membantu menurunkan resiko gangguan jantung dan terjadinya stroke.  Serta membantu proses penyembuhan bagi para penderita yang mengalami stroke dan gangguan jantung.
  10. Mengurangi resiko terkena penyakit  katarak dan gangguan penglihatan.
  11. Membantu mengurangi resiko spina bifida (salah satu jenis gangguan kelainan pada tulang belakang).
  12. Membantu kerja pencernaan ; sebagai pencahar dan memperlancar BAB dan Kesehatan organ hati.
  13. Mengurangi gangguan anemia.
  14. Membantu meringankan insomnia (sulit tidur) karena ketegangan syaraf.
  15. Mampu membantu pembentukan sel darah putih dan sel darah merah dalam susunan sumsum tulang.
  16. Berperan merangsang produksi cairan empedu dan membantu proses detoksifikasi pada liver.
  17. Menurunkan demam, mencegah sariawan, antiseptik, meningkatkan gairah seksual, meluruhkan kencing (diuretika), menghilangkan dahak.
  18. Dapat menyembuhkan , asma, bronkitis, penyakit kulit, diabetes, eksim, edema, rambut rontok, sakit kepala, infeksi, batu ginjal, obesitas, dan TBC.
  19. Berguna pula dalam mengatasi  bisul  dan kutil karena kaya akan antioksidan dan fitiokimia.
  20. Mengobati pasien yang mengalami gangguan metabolik kronis serta astenia